Taufikul's Blog

Portofolio

Kantor pengacara papan atas Indonesia (12) Soewito Suhardiman Eddymurthy Kardono

leave a comment »

JAKARTA—Panduan tahunan International Financial Law Review atau IFLR1000 yang dimulai sejak 1990 memberikan gambaran peringkat firma hukum bagi pelaku bisnis internasional. Panduan ini mencakup 120 yurisdiksi termasuk Indonesia.

Lembaga riset itu menggelompokkan kantor pengacara di bidang keuangan dalam tiga peringkat atau level dan satu kelompok yang juga mendapat catatan tersendiri.

Siapa saja firma hukum finansial papan atas di Indonesia 2012? Berikut salah satu profil kantor advokat yang disajikan berdasarkan pilihan IFLR1000.

Soewito Suhardiman Eddymurthy Kardono (SSEK)

Soewito Suhardiman Eddymurthy Kardono (SSEK) didirikan pada 1992 dan sekarang menjadi kantor hukum korporasi dan komersial independen terbesar di Indonesia.

Menikmati reputasi yang kuat dalam sektor minyak dan gas, pertambangan, dan berbagai layanan korporasi dan keuangan, SSEK dinobatkan sebagai Indonesia Law Firm of the Year 2011 oleh Chambers Asia.

Tahun ini IFLR1000 kembali merekomendasikan firma hukum ini dengan menempatkannya pada tier 3 untuk praktik pasar modal dan tier 2 untuk merger dan akuisisi.

Adapun dalam praktik perbankan dan keuangan SSEK menempati tier 2, serta tier 3 untuk praktik restrukturisasi dan kepailitan.

Tim merger dan akuisisi mereka memberikan nasihat kepada GE Capital tahun lalu terkait divestasi atas kepemilikan keuangan di Indonesia melalui beberapa proyek.  Proyek-proyek ini meliputi penjualan saham GE Capital Banking di PT GE Finance Indonesia.

Di dalam transaksi yang kompleks tersebut SSEK bekerja secara ekstensif dengan Bank Indonesia, Departemen Keuangan dan penasihat internasional GE untuk menyelesaikan penjualan.

Mereka juga pernah mewakili sebuah perusahaan asuransi terkemuka dalam akuisisi saham dan konversi perusahaan itu menjadi sebuah perusahaan asuransi jiwa joint venture, seperti disampaikan dalam website resmi.

Klien lain yang pernah bekerja sama dengan SSEK antara lain Anadarko Petroleum Corporation, Avery Dennison, Chartis Insurance, ConocoPhillips Indonesia, Research In Motion Indonesia, Microsoft, Total Oil, Toyota Industries Corporation.

IFLR1000 juga menempatkan beberapa nama penasihat hukum SSEK sebagai rekeomendasi dengan keahlian khususnya masing-masing, yakni Michael Carl, Ira Eddymurthy, Darrell R Johnson, dan Michael Twomey.

“Konsultan hukum SSEK, baik lokal atau asing, adalah praktisi hukum paling berpengalaman dan berpendidikan terbaik di negara ini,” ungkap SSEK dalam websitenya.

Ira Andamara Eddymurthy, lulusan Fakultas Hukum Universitas Indonesia (1984), telah mengikuti Academy of American and International Law, International and Comparative Law Center, dan pendidikan khusus lain.

Anggota International Bar Association ini merupakan spesialis bidang hukum pasar modal dan perbankan, keuangan, termasuk project finance, dan hukum perpajakan.

Selain aktivitasnya sebagai penasihat hukum, perempuan ini telah menulis berbagai artikel mengenai Indonesia diantaranya di Capital Market Laws of the World (1997), Capital Markets Yearbook (1998), Banking Yearbook (1998), dan Mergers & Acquisitions Yearbook (2000).

Adapun counsel Darrell R. Johnson telah menetap di Indonesia selama 30 tahun. Keahlian Darrell meliputi hukum mengenai keuangan, perbankan dan pasar modal, penanaman modal asing, minyak dan gas bumi, merger dan akuisisi, asuransi, hukum perusahaan dan dagang di Indonesia.

Ia adalah lulusan bidang ilmu politik dari University of Southern California dan Cambridge University, serta peraih gelar J.D. dari Stanford Law School.

Aktor lain di SSEK adalah Michael Twomey yang merupakan counsel berpengalaman luas dalam berbagai bidang hukum perusahaan, perdagangan dan keuangan, termasuk merger perusahaan, akuisisi dan restrukturisasi, dan pengembangan perdagangan real estat.

Terakhir, Michael S. Carl bergabung dengan SSEK pada 2004 dengan pengalaman 11 tahun berpraktek corporate finance di Asia Tenggara. Dia meraih gelar J.D. pada tahun 1994 dari University of California di Berkeley (Boalt Hall) School of Law.

Sebelum bergabung dengan SSEK, Michael telah bergabung dengan Baker & McKenzie di Singapura dan Bangkok. Dia pernah mewakili kepentingan Indonesia dan Thailand dalam penawaran uutang dan penyertaan modal serta restrukturisasi utang AS.

Antara 1997-1998, dalam krisis ekonomi Asia, SSEK berpartisipasi dalam Grup Inisiatif dan menyumbangkan ide tentang cara penanganan utang yang belum terselesaikan, termasuk UU Kepailitan.

Selain itu, pada 2004, SSEK memberi masukan hukum kepada grup kreditur mengenai restrukturisasi Asian Pulp & Paper yang merupakan restrukturisasi utang terbesar dalam sejarah Asia.

About these ads

Written by ne(kr)ofilia

September 19, 2012 at 5:55 pm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: